Sabtu, 29 Desember 2012

Mesin Pemotong Rumput Menggila, Kaki Seorang Bocah Terluka

luka akibat mesin pemotong rumput
Melibur (Mb)-Sungguh tragis nasib seorang bocah dengan luka sabetan mesin pemotong rumput,nanda (16) tergeletak tak berdaya di ruang pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Teluk Belitung,selasa(25/12).

Nanda yang masih duduk dikelas 3 SMK  ini, selalu membantu orang tuanya dalam melakukan pekerjaan rumah, sekaligus membantu meringankan beban orang tuanya.

Pagi itu nanda membersihkan kebun karet milik keluarganya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dengan menggunakan mesin pemotong rumput membersihkan tumbuh-tumbuhan liar yang tumbuh dibawah pohon karet,selasa (25/12).

Kemudian nanda berniat istrahat melepas lelah dan melepaskan mesin rumput yang disandangnya dengan mencoba mematikan mesin tersebut, tiba-tiba kecepatan putaran mesin mendadak diluar kendali. Baling-baling mata pisau mesin pemotong rumput berputar dengan cepat dan membentur akar pohon yang keras, sehingga mata pisau pecah dan terpental ke arah kaki kanan beberapa inchi di atas mata kaki.

Dengan segenap tenaga yang masih tersisa nanda berusaha mencabut pecahan mata pisau dan berteriak meminta pertolongan. Seorang ibu rumah tangga yang berada tidak jauh mendengar teriakan nanda  yang menduga teriakan tersebut hanya lelucon saja sehingga ibu tersebut tidak percaya. Dengan pecahan mata pisau yang masih ditangan nanda menunjukkan ke arah ibu tersebut agar percaya atas musibah yang dialaminya , ungkap nanda kepada melibur.com selasa (25/12).

Segera sang ibu menghampiri nanda yang terkulai lemah. Mesin pemotong rumput yang sudah berhenti ditinggalkan begitu saja dikebunnya, dengan tertatih sang ibu membawa nanda kerumah untuk bisa memberikan pertolongan pertama.
Tiba di rumah hujan pun turun sehingga nanda harus menunggu hujan reda untuk bisa pergi ke puskesmas Teluk Belitung untuk mendapatkan tindakan medis. Di rumah ibu tersebut nanda diberikan makanan dan perawatan luka seadanya dengan menggunakan handuk untuk menutup luka tersebut.

Nanda berusaha menelpon orang tua dan keluarga lainnya atas musibah yang menimpanya. Ambulance pun datang berkat informasi dari salah satu keluarga nanda. Nanda yang diangkat dengan bantuan warga membawa masuk ke dalam ambulance.
Sesampainya di puskesmas Teluk Belitung nanda segera mendapatkan tindakan medis dengan jahitan yang berlapis dan lapisan kulit luarnya berjumlah 15 jahitan dengan besar luka 5 cm dan panjang luka 12 cm dalam 2 cm.

jika di sekitar luka mengalami pembengkakan akibat pendarahan dari pembuluh darah yang masih terbuka maka pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit kota Bengkalis agar bisa dilakukan tindakan medis lebih lanjut”, ungkap dr. Erix selaku dokter jaga yang menangani nanda, selasa (25/12).

Rabu (26/12) sekitar pukul 08:00 WIB, Nanda dirujuk kerumah sakit kota Bengkalis. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari nanda mengatakan bahwa akan dilakukan operasi untuk mengikis tulang yang retak dan tidak beraturan akibat trauma tajam dari pecahan mata pisau mesin pemotong rumput setelah mendapat hasil rongent tulang.
Kamis (27/12). Tepatnya jam 14:00 WIB nanda masuk ke ruang operasi dan jam 16:00 WIB Nanda menjalani operasi tulang yang dipimpin oleh dr. Baihaqy, SpT sebagai dokter spesialis tulang yang bekerja di rumah sakit kota bengkalis.(fahri/R*wyn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Populer Post

 
Copyright@2012 Moeda Mandiri Cyber Team